Seberapa sering kamu melakukan masturbasi? Lebih dari sekali dalam seminggu atau sehari? Jangan terlalu sering, guys! Faktanya, ada bahaya masturbasi setiap hari yang berdampak pada kesehatan. Yuk cari tahu apa sih bahaya masturbasi setiap hari!

Onani atau masturbasi adalah suatu proses perangsangan seksual pada alat kelamin secara sengaja yang bertujuan untuk memperoleh kepuasan seksual. Bentuk aktivitas yang dilakukan saat onani bisa bervariasi pada setiap individu. Bisa dengan menyentuh, memijat, mengelus, hingga menggesek alat kelamin baik dengan alat bantu maupun tidak.

Nah, biasanya masturbasi dilakukan sebagai cara untuk memenuhi hasrat seksual, khususnya bagi yang belum memiliki pasangan. Namun, masturbasi ini juga bisa dilakukan dengan bantuan orang lain. Umumnya, masturbasi lebih sering dilakukan pria dibandingkan wanita.

Berikut ini adalah bahaya masturbasi setiap hari yang dapat mempengaruhi kesehatan pria.

Baca juga: 5 Cara Efektif Tingkatkan Stamina Tubuh

Bahaya Masturbasi Setiap Hari – Luka pada Alat Kelamin

Bahaya masturbasi setiap hari adalah dapat mengakibatkan cedera pada alat kelamin. Efek ini dapat terjadi pada orang yang melakukannya cenderung fokus pada hasrat seksual semata, tanpa memerhatikan faktor kesehatan dan keamanan.

Terlalu sering masturbasi dapat menyebabkan organ intim lecet, bengkak, atau nyeri yang membuat kamu nggak nyaman, guys.

Proses penyembuhan luka pada area alat kelamin bisa menjadi lebih sulit karena kombinasi kondisi yang lebih lembap. Area ini juga lebih rentan terpapar kuman dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Hal ini bisa memicu infeksi sekunder ketika terkontaminasi kuman, luka bisa semakin sulit disembuhkan sehingga membutuhkan pengobatan lebih ketat.

Bahaya Masturbasi Setiap Hari – Memicu Stress atau Depresi

Hati-hati, melakukan masturbasi setiap hari dapat menimbulkan rasa bersalah hingga depresi.Nyatanya, ketika seseorang terbiasa melakukan masturbasi, maka akan timbul kecanduan. Ketika tidak melakukannya, rasa stress atau depresi tersebut muncul.

Penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Psychiatry mengatakan resiko depresi meningkat jika pria kecanduan masturbasi. Kondisi psikologis bisa memburuk karena rasa bersalah yang muncul setelah masturbasi.

Baca juga: Pentingnya Tidur yang Cukup untuk Tambah Stamina Pria

Menurunnya Sensitivitas Seksual

Semakin sering seseorang melakukan onani, semakin tinggi pula standar yang diperlukan untuk mencapai kepuasan seksual. Hal ini tentu saja berpotensi mengganggu keharmonisan dengan pasangan.

Selain itu, jika pria sering melakukan masturbasi yang agresif pada organ intim mereka, mengakibatkan sensitivitas seksual menurun karena dapat menyelesaikan ini dari waktu ke waktu dengan perubahan teknik. Oleh karena itu frekuensi masturbasi harus dikontrol.

Kanker Prostat

Beberapa penelitian menyatakan bahwa lebih sering onani dapat meningkatkan risiko kanker prostat pada pria. Namun, beberapa penelitian lainnya justru menyatakan hal yang bertolak belakang. Dengan demikian, hubungan antara frekuensi onani pada pria dengan kanker prostat masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Biarpun begitu, tetap lebih mencegah daripada mengobati, bukan? Masturbasi terlalu sering tetap memiliki resiko untuk dapat berkembang menjadi kanker prostat.

Meski tidak mudah, perlu disadari bahwa bahaya masturbasi setiap hari memberikan efek buruk bagi kesehatan kamu, guys. Sebaiknya, usahakan untuk menghentikan kebiasaan masturbasi berlebihan tersebut. Alihkan pikiran dari keinginan onani dengan melakukan hal positif seperti berolahraga, berkumpul bersama keluarga, atau menjalani hobi. Hindari faktor dan situasi yang mengarahkan kamu untuk melakukan masturbasi.

Selanjutnya, jika membutuhkan penanganan khusus seperti terapi psikis, kamu juga bisa berkonsultasi dengan ahli kejiwaan. Paling penting, tetap jaga kesehatan dan daya tahan tubuh serta kesehatan organ intim dengan Bee Ultra, ya!