Berdasarkan penelitian, respons stres pada pria lebih kuat dengan tingkat kortisol yang lebih tinggi dibanding wanita. Pria juga lebih rentan melakukan perilaku agresif saat stres. Tak hanya itu, stres juga bisa memicu penyakit tertentu hingga kesuburan pria. Maka itu, jangan anggap remeh stres dan kenali berbagi gejala, risiko, serta cara mengatasinya berikut.

Gejala Stres

Dikutip dari laman Verywell Mind, stres dapat memengaruhi fisik dan psikologis. Rasa lelah, pusing, dan tekanan darah tinggi adalah beberapa contoh gejala fisik stres. Secara psikologis, beberapa gejala stres termasuk rasa sedih, cemas, gangguan mood, dan insomnia.

Terdengar atau bahkan umum dialami, jangan tutup mata dengan gejala-gejala tersebut apalagi terjadi terus-menerus. Stres yang tidak teratasi bisa saja memicu gangguan yang lebih parah di masa depan.

Baca Juga: 5 Tips Mendapatkan Tidur Berkualitas

Risiko Stres

Jarang disadari jika stres bisa memicu masalah kesehatan. Dikutip dari Healthline, stres bisa menimbulkan risiko:

– Penyakit jantung

Stres meningkatkan tekanan darah dan kolesterol, dua faktor yang dapat memicu penyakit jantung. Stres berulang juga berisiko menyebabkan serangan jantung.  

– Disfungsi ereksi

Stres kronis mengganggu produksi testosteron yang dapat memicu impoten. Selain kadar testosteron, stres juga berdampak pada produksi dan kualitas sperma. Akibatnya, berpengaruh pada kesuburan pria.

– Rasa sakit yang kronis

Saat stres, otot-otot menjadi tegang dan memicu sakit pada berbagai area tubuh. Sakit di leher, bahu, dan punggung biasanya yang sering dialami, termasuk juga sakit kepala.

Baca Juga: Manfaat Meditasi Buat Meningkatkan Kualitas Bercinta

Cara Mengatasi Stres

Stres tidak dapat dihindari tapi bisa dikelola. Mulailah dengan mencari tahu pemicu stres, kemudian temukan solusinya. Terapkan juga pola hidup sehat. Sebab, stres dan pola hidup berkaitan erat. Pola hidup secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi stres. Contoh, kurang tidur karena hobi bergadang akan menurunkan produktivitas kerja di siang hari. Akhirnya, akan timbul rasa stres yang sangat mungkin mengganggu jam tidur.

Maka itu, penting punya kebiasaan hidup yang baik. Jangan sampai kaitan stres dan pola hidup menjadi siklus buruk yang tidak berujung. Mulailah dengan hal yang dilakukan setiap hari seperti konsumsi makanan sehat dan lengkapi dengan BEE Ultra, istirahat cukup, serta olahraga ringan. Jika sudah terbiasa, perlahan tambah kebiasaan baik lain dan kurangi kebiasaan buruk.

Yuk bisa yuk, jangan sampai stres menguasai hidup ya!