Artikel


Puber Kedua, Fakta atau Hanya Mitos?

Published at 11 - 02 - 2022

Siapa yang pernah dengar istilah puber kedua? Istilah ini identik dengan pria yang berusia sekitar 40 tahun yang konon ditandai dengan sifat seperti remaja lagi.

Banyak yang bilang saat memasuki puber kedua, pria lebih suka bersolek dan kembali melirik wanita lagi. Namun apa sih itu puber kedua? Apakah puber kedua memang ada?

Dikutip dari berbagai sumber, dalam istilah medis, tidak ada yang disebut dengan puber kedua. Setiap manusia, hanya mengalami satu kali masa puber yaitu ketika usia remaja. Situs Verywell Family menyebutkan masa puber pria rata-rata terjadi pada usia 11 tahun, atau di antara 9-14 tahun.

Puber kedua merupakan istilah yang menandakan perubahan tubuh yang terjadi dan bisa dialami pada usia 20-an, 30-an, atau 40-an, seperti dikutip dari Healthline. Perubahan ini tak hanya dialami pria, tapi juga wanita. Tentunya, dengan perubahan yang berbeda karena berbagai faktor, contohnya faktor hormonal.

Baca Juga: Mengenali Andropause, “Menopause” Pada Pria

Perubahan fisik yang terjadi berbeda antar jenjang usia. Pada pria usia 20-an, umumnya massa otot dan massa tulang berada di batas maksimal. Memasuki usia pertengahan 30 tahun, kadar testosteron berkurang meski belum memunculkan tanda-tanda tertentu. Perubahan lain seperti penurunan massa otot dan massa tulang serta munculnya kerutan mungkin dialami pada usia akhir 30-an.

Perubahan yang lebih signifikan terjadi saat menginjak usia 40 tahun. Salah satunya, lemak yang menumpuk di area perut atau dada. Sebagian pria juga merasakan disfungsi ereksi akibat penurunan testosteron. Selain perubahan fisik, istilah puber kedua juga menggambarkan perubahan pada sisi psikologis dalam berbagai tahap usia pria, seperti dikutip dari Cosmopolitan.

Berbagai perubahan yang terjadi mungkin terdengar menyeramkan, namun semua tanda ini umum dialami setiap pria seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Sex Toys, Apa Manfaat Di Baliknya?

Menyiapkan Puber Kedua

Menjalani pola hidup sehat merupakan salah satu langkah menua dengan baik. Lakukan rutinitas berikut untuk hidup yang lebih berkualitas:

– Makan seimbang dan penuhi asupan air

Konsumsi berbagai jenis makanan untuk gizi seimbang. Jangan hanya fokus pada satu jenis makanan, contohnya protein, untuk membentuk otot. Variasi makanan akan membantu tubuh berfungsi optimal.

– Tidur cukup dan kelola stres dengan baik

Biasakan tidur cukup dan teratur setiap harinya. Hindari memakai gadget beberapa waktu sebelum tidur untuk tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.

– Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan

Pilih olahraga yang sesuai dengan kondisi dan stamina tubuh. Hindari olahraga yang terlalu berat dan melelahkan seiring bertambahnya usia.

– Kendalikan masalah kesehatan yang dialami

Usia bertambah, kondisi kesehatan biasanya berangsur menurun. Segera cari solusi saat muncul gejala kesehatan tertentu, termasuk pula kesehatan seksualmu. Andalkan Bee Ultra yang membantu menjaga kadar hormon testosteron dan konsumsi suplemen kesehatan lain. Jangan lupa juga lakukan pemeriksaan kesehatan rutin.