Artikel


Istilah Bercinta yang Wajib Kamu Ketahui

Published at 15 - 04 - 2022

Makin hari, makin banyak istilah bermunculan termasuk berbagai istilah yang berhubungan dengan kegiatan bercinta. Nah, setidaknya beberapa istilah bercinta berikut harus kamu ketahui.

Afterplay 

Kalau foreplay diibaratkan sebagai pembuka bercinta, penutupnya disebut afterplay. Setelah orgasme, lakukan aktivitas romantis untuk menguatkan bonding dengan pasangan.

Tak harus selalu dengan berbagai sentuhan, terkadang ucapan manis atau obrolan santai juga membuat hubungan terasa intim. Ingat ya, bercinta tak hanya soal kepuasan fisik tapi juga keterikatan emosional.

Baca Juga: Pentingnya Foreplay dalam Kegiatan Bercinta

Orgasme

Orgasme diartikan sebagai puncak kenikmatan seksual atau klimaks. Tanda orgasme antara wanita dan pria berbeda. Wanita juga lebih sulit mengalami orgasme dibanding pria.

Meski setiap orang punya kebutuhan dan keinginan seksual yang berbeda, banyak yang menyarankan untuk relaks dan tak berburu-buru mengejar orgasme. Jangan lupakan foreplay dan afterplay untuk pengalaman bercinta yang berkesan.  

Sexting

Terdiri dari kata sex dan texting, sudah jelas arti dari kegiatan satu ini. Sexting merupakan kegiatan mengirimkan pesan, foto, video seksual lewat aplikasi, sosial media, atau pesan teks.

Kamu bisa mengajak pasangan bercinta atau menggoda pasangan dengan sexting. Sebagian orang merasa sexting membuat hubungan terasa lebih intim.

Baca Juga: Berbagai Variasi dalam Bercinta, Berani Coba?

Quickie Sex

Untuk variasi dan pengalaman seks yang menggairahkan, quickie sex patut dicoba. Quickie sex adalah kegiatan bercinta yang dilakukan dalam waktu kilat. Tak punya banyak waktu, di pagi hari sebelum beraktivitas, atau terbatasnya tempat, biasanya jadi alasan untuk quickie sex.

Agar quickie sex tetap terasa intim dan berkesan, penting untuk mengetahui kebutuhan seksual diri serta pasangan. Misalnya, titik sensual dan gaya bercinta.

Makeup Sex

Istilah ini untuk kegiatan bercinta setelah bertengkar dengan pasangan. Makeup sex terjadi karena hasrat seksual meningkat. Saat bertengkar, hormon testosteron, adrenalin, dan kortisol (hormon stres) meningkat sehingga tubuh serta pikiran menginginkan kedekatan.

Makeup sex bisa membantu pasangan mengatasi perasaan negatif setelah konflik. Namun harus diingat, kalau makeup sex bukan solusi konflik. Jika jadi kebiasaan tanpa upaya penyelesaian konflik, makeup sex bisa memunculkan perasaan tidak nyaman yang berakibat hubungan menegang.